Margorejo, Kendal – Sebuah kebanggaan kembali ditorehkan Desa Margorejo, Kecamatan Cepiring. Inovasi TPS3R (Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, Recycle) yang mengembangkan teknologi pengolahan sampah menjadi bahan bakar alternatif Petasol resmi menjadi salah satu lokasi kunjungan lapangan Tim Penilai Kementerian PPN/BAPPENAS dalam Penilaian Tahap II Penghargaan Pembangunan Daerah (PPD) Tingkat Kabupaten/Kota Tahun 2026.
Kepercayaan tersebut menjadi bukti bahwa inovasi yang lahir dari desa mampu menjadi bagian penting dalam pembangunan daerah dan mendapat perhatian di tingkat nasional. TPS3R Desa Margorejo dinilai tidak hanya menghadirkan solusi terhadap persoalan sampah, tetapi juga mampu menciptakan nilai tambah melalui pengolahan limbah menjadi energi alternatif yang bermanfaat bagi masyarakat.
Penilaian Tahap II PPD dilaksanakan pada 6–7 Juli 2026. Hari pertama diisi dengan Focus Group Discussion (FGD), paparan capaian pembangunan Kabupaten Kendal, serta pendalaman materi bersama Tim Penilai BAPPENAS di Ruang Abdi Praja Setda Kabupaten Kendal. Selanjutnya pada hari kedua, tim melakukan verifikasi lapangan ke sejumlah program unggulan Kabupaten Kendal, salah satunya TPS3R Desa Margorejo.
Dalam kunjungan tersebut, Tim Penilai menyaksikan secara langsung proses pengelolaan sampah mulai dari pemilahan, pengolahan hingga pemanfaatannya menjadi bahan bakar Petasol. Tim juga berdialog dengan pengelola mengenai dampak inovasi terhadap pengurangan volume sampah, peningkatan kesadaran masyarakat, serta kontribusinya dalam mendukung ekonomi sirkular dan pembangunan berkelanjutan.
Keberhasilan TPS3R Desa Margorejo merupakan hasil kolaborasi antara Pemerintah Desa, masyarakat, dan berbagai pihak yang memiliki komitmen untuk menciptakan lingkungan yang bersih, sehat, dan produktif. Program ini menjadi contoh bahwa desa mampu melahirkan inovasi yang tidak hanya menyelesaikan persoalan lingkungan, tetapi juga memberikan manfaat ekonomi dan sosial bagi masyarakat.
Kepala Desa Margorejo menyampaikan bahwa kepercayaan menjadikan TPS3R sebagai lokasi penilaian nasional merupakan motivasi untuk terus meningkatkan kualitas inovasi desa.
"Ini adalah kebanggaan bagi seluruh masyarakat Desa Margorejo. Kami akan terus berupaya menghadirkan inovasi yang bermanfaat, memperkuat pengelolaan lingkungan, serta mendukung program pembangunan Kabupaten Kendal agar semakin maju dan berdaya saing," ujarnya.
Melalui inovasi TPS3R, Desa Margorejo membuktikan bahwa pembangunan dapat dimulai dari desa. Dengan semangat gotong royong, kreativitas, dan inovasi, Desa Margorejo terus melangkah menjadi ikon inovasi Pemerintah Kabupaten Kendal, sekaligus menginspirasi desa-desa lain dalam mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan, ramah lingkungan, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.